Alasan Tentara Memakai Arloji Menghadap ke Bawah

Alasan Tentara Memakai Arloji Menghadap ke Bawah

Jam tangan ternyata merupakan peralatan yang sangat penting bagi seorang tentara maupun personel militer lainnya. Keberadaan jam tangan ini sangat penting untuk menyesuaikan waktu dan ketepatan antara anggota yang ada di dalam tim komando.

Para tentara sering berpindah-pindah dalam bekerja, kadang di kota lain sampai di negara lain. Karena adanya perbedaan waktu inilah, seorang tentara membutuhkan jam tangan. Kemudian, menyeleraskannya dengan tempat di mana ia berada.

Selain itu, tentara sering kali mengubah waktu di jam tangan yang mereka gunakan. Karena, mereka selalu berpindah antara waktu lokal yaitu waktu yang berlaku di tempat pangkalan atau pusat komando mereka berada dengan waktu universal yang terkoordinasi.

Namun, ada yang unik dari cara memakai jam tangan para tentara. Mereka mengenakan jam tangan secara terbaik. Jadi, bagian dial atau wajah jam tangan yang menunjukan waktu tidak mengadap ke atas.

Melainkan, menghadap ke arah bawah ke dalam pergelangan tangan tentara. Jadi, cara tentara melihat jam tangan berbeda dengan orang biasa. Karena orang biasa sering kali meletakkan bagian dial atau wajah jam tangan ke arah atas.

Alasan Mengapa Arloji Tentara Menghadap Ke Bawah

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, seorang tentara sangat membutuhkan jam tangan. Mereka menggunakan peralatan ini berbeda dengan kebanyakan orang lain. Para tentara memiliki kebiasaan untuk menggunakan jam tangannya secara terbaik.

Dengan bagian penunjuk waktu atau dial jam tangan menghadap ke arah bawah atau ke arah pergelangan tangan. Kira-kira apa alasan para tentara menggunakan jam dengan cara seperti ini? Berikut adalah penjelasannya yang lebih lengkap.

1. Meminimalisir Pantulan Cahaya dari Jam

Kebanyakan jam tangan dibuat dari permukaan kaca yang tembus pandang agar memudahkan para penggunanya melihat waktu dalam tampilan jam tangan. Permukaan kaca yang tembus pandang ini ternyata memiliki sifat yang tembus pandang.

Baik pada siang hari maupun malam hari, ada resiko pantulan cahaya dari jam tangan membuat posisi tentara mudah diketahui. Karena pantulan cahaya dari jam tangan bisa dilihat oleh orang lain.

Sangat berbahaya jika posisi tentara diketahui dengan mudah, apalagi jika tentara tersebut ada di area musuh. Para tentara harus selalu berhati-hati agar lokasinya tetap aman, karena itu untuk menghindari hal tersebut jam tangan dipakai dengan cara terbalik.

Permukaan kacanya sengaja menghadap bagian bawah atau bagian dalam pergelangan tangan. Posisi ini dapat meminimalisir kemungkinan pantulan cahaya dari dial jam. Dengan begitu, posisi tentara bisa lebih aman dan tidak diketahui oleh para musuh.

2. Menjaga Fokus Para Tentara

Jam tangan yang digunakan menghadap atas, secara psikologis dapat memecah fokus seseorang. Karena seseorang akan memiliki kecenderungan melihat ke arah jam tangan. Hal ini merupakan sesuatu yang dilakukan secara refleks dan tidak sadar.

Tidak masalah jika refleks seperti ini dimiliki oleh orang lain. Namun, akan sangat berbahaya dan tidak menguntungkan bagi seorang tentara. Apalagi, jika seorang tentara dalam kondisi genting yang membutuhkan fokus dan konsentrasinya.

Jam tangan yang menghadap atas, kemungkinan bisa memecah fokus dari tentara. Karena itu, jam tangan dipakai dengan dial menghadap bawah. Tujuan utamanya adalah agar para tentara bisa lebih fokus dan tidak secar refleks melihat kearah jam tangan.

Selain itu, dengan meletakkannya di bagian dalam, lebih mudah bagi tentara melihat waktu. Karena tidak perlu menggunakan gerakan tambahan untuk memutar pergelangan tangan.

3. Lebih Mudah Dalam Menggunakan Senjata Api

Penggunaan jam tangan yang terbalik oleh para tentara juga bertujuan agar para tentara lebih mudah dalam menggunakan senjata api. Sebagian besar personil militer tidak kidal dan memakain jam tangan pada tangan kiri mereka.

Sedangkan, ketika menggunakan senjata api diperlukan sanggahan dari tangan sebelah kiri. Jika jam tangan digunakan dalam posisi yang normal yaitu menghadap ke atas dan ke arah luar pergelangan tangan. Maka, jam tangan akan menghalangi tumpuan dari senjata api.

Karena ada kemungkinan jam tangan akan menyentuh bagian senjata api. Hal ini bisa menyulitkan para tentara untuk membidik dan menembak sasaran. Karena itu lebih efisien agar jam tangan dihadapkan pada bagian dalam tangan atau ke arah dalam pergelangan tangan.

Dengan begitu, tidak ada yang menghalangi para tentara untuk menumpuh senjata api mereka. Para tentara pun lebih leluasa untuk mengendalikan senjata baik untuk membidik maupun menembakkan senjata.

4. Meminimalisir Kerusakan Pada Jam Tangan

Alasan terakhir mengapa tentara menggunakan jam tangan secara terbalik atau menghadap ke arah dalam pergelangan tangan adalah untuk meminilisir kerusakan pada jam tangan itu sendiri. Jika menggunakan jam tangan seperti biasa, maka jam tangan akan lebih terekspos pada benda lain.

Dengan kegiatan tentara yang padat dan melalui berbagai medan serta situasi sulit. Resiko kerusakan jam tangan akan semakin besar jika digunakan dengan posisi yang normal. Jika digunakan menghadap bagian dalam. Maka, keruaskan bisa diminimalisir .

Karena pada bagian dalam pergelangan tangan, dial jam tangan bisa lebih terlindungi. Tidak anya terbentur atau berinteraksi dengan benda sekitar.

Itulah alasan mengapa seorang tentara menggunakan jam tangan secara terbalik. Ternyata penggunaan jam tangan yang unik ini memiliki tujuan dan maksud sendiri.


Leave a Reply

Your email address will not be published.